Film exploitation itu sebutan untuk film-film kelas B yang dibuat dengan bujet sedikit mungkin untuk memperoleh keuntungan sebanyak mungkin. Untuk menarik penonton, biasanya film ini dibuat dengan menonjolkan hal-hal di luar batas norma yang biasa diterapkan film mainstream, seperti seks dan kekerasan yang berlebihan. Hit the big time sekitar taun ‘70-’80an di Amrik dan diputar di bioskop-bioskop murah atau drive-in.
Beberapa sub-genre film exploitation:
Cannibal Film, film kanibal. Biasa ceritanya tentang orang New York yang tersesat di pedalaman Asia Tenggara atau hutan Amazon, terus dimangsa hidup-hidup oleh suku primitif. Kebanyakan diproduksi oleh negara Italia, kayak film Cannibal Holocaust. Orang indonesia juga pernah bikin, judulnya Primitif, yang maen Barry Prima, cari deh film-nya di Amazon, ada koq.
Zombie Film, terpengaruh oleh Dawn of the Dead bikinan George A. Romero. Isinya tentang terror mayat hidup yang suka memangsa manusia hidup-hidup secara massal. Judul paling terkenal dari genre ini adalah Zombi 2 a.k.a. Zombie Flesh Eaters bikinan Lucio Fulci.
Spaghetti Western, film-film koboi buatan Italia. Diproduksi dan memakai sebagian besar aktor Italia, lalu didubbing Inggris. Meskipun berbujet kelas B, namun film-film spaghetti western seperti The Good, The Bad and The Ugly dan Once Upon A Time In The West buatan Sergio Leone dipuji kritikus dan punya banyak penggemar karena memiliki nilai artistik tersendiri. Film spaghetti western lain yang terkenal adalah Django yang diperankan Franco Nero.
Blaxploitaion, film yang mengeksploitasi kehidupan orang kulit hitam di amrik. Biasanya melibatkan kekerasan, kehidupan jalanan dan narkoba. Judul yang paling terkenal adalah Coffy yang dibintangi Pam Grier. Quentin Tarantino pernah membuat film Blaxploitationnya sendiri yang berjudul Jackie Brown.
Women In Prison, film yang menampilkan tahanan-tahanan wanita yang mendapat perlakuan kerjam selama dipenjara. Kekerasan dan nudity adalah unsur wajib di dalam sub genre ini. Bare Behind Bars adalah tontonan wajib untuk pengemar genre women in prison.
Giallo, sebutan untuk film thriller buatan Itali. Melibatkan detektif, korban wanita, dan pembunuh berpakaian gelap yang memegang pisau. Tidak seperti thriller lain, adegan pembunuhannya diperlihatkan secara eksplisit.
Martial Art, agak aneh memang, di Indonesia film-film kungfu dianggap seperti film box office biasa. Namun orang barat menganggapnya film dengan kekerasan tingkat tinggi.
Pinky Violence, film buatan jepang dengan tingkat kekerasan dan seksual yang tinggi, dan memakai karakter protagonis wanita. Dianggap sebagai salah satu inspirator utama pembuatan Kill Bill (kecuali unsur seksualnya).
Masih banyak lagi, seperti film Samurai, Post-Apocalyptic, Sexploitation, Nunsploitation, dll.