Mondo Terrore

October 17, 2007

City of the Living Dead (1980)

Filed under: Zombie — Foo @ 3:42 pm

(Paura nella città dei morti viventi)

Dalam City of the Living Dead, Lucio Fulci memperkenalkan gaya baru dalam membuat film zombie-nya. Tidak lagi menggunakan zombie a la Dawn of the Dead ataupun Zombi 2. Kali ini Fulci menggunakan pendekatan supranatural. Di kemudian hari film-film zombie dengan gaya gothic-nya ini di-claim menjadi sebuah trilogy bersamaan dengan The Beyond dan The House By The Cemetery.

Adegan dibuka dengan setting sebuah kuburan di daerah Dunwich, New England. Seorang pendeta yang tampak pucat bunuh diri dengan menggantung dirinya. Hal ini sesuai dengan ramalan berusia 4000 tahun bahwa kematian sang pendeta akan membuka gerbang neraka (The Gates of Hell) yang akan membangkitkan mayat-mayat dari kematian. Dan bila gerbang itu tidak tertutup sebelum All Saint Day. Maka seluruh umat manusia akan menjadi mayat hidup.


Di tempat lain, Mary, seorang paranormal yang mendapat penglihatan ini menceritakan semuanya kepada seorang reporter bernama Peter (Christopher George), bahwa mereka harus menemukan kuburan sang pendeta untuk menutup gerbang neraka sebelum hari All Saint. Celakanya All Saint Day hanya tinggal 48 jam lagi. Mereka lalu bersama-sama mengadakan perjalanan mencari kuburan sang pendeta di Dunwich, sebuah kota kecil yang terasing.

Kelemahan dari City of the Living Dead adalah begitu sulitnya mencari benang merah antara kejadian-kejadian aneh yang terjadi setelah kematian sang pendeta. Munculnya api di apartemen Mary, retaknya bangunan di sebuah bar, seorang wanita memuntahkan isi perutnya hingga tewas, mayat yang tiba-tiba hilang, cacing-cacing yang berterbangan, seorang pemuda idiot dibor kepalanya oleh pemilik bar, dan zombie dalam film ini tidak jelas hantu atau mayat karena bisa menghilang dengan tiba-tiba. Adegan-adegan tersebut disatukan tanpa adanya penghubung yang jelas.


Sementara dari segi plot sangat tidak konsisten, namun tidak dari segi penyutradaraan, Lucio Fulci berhasil membangun suasana seram dan mencekam yang berlarut-larut. Dan sisipan adegan gory muncul dengan efektif, terutama ketika adegan pengeboran kepala dan pemuntahan isi perut. Namun selain itu, film Lucio Fulci ini tampil bak film horror smart yang mencoba membuat penontonnya berpikir, sayangnya film ini hanya bisa membuat penonton sepintar apapun jadi sakit kepala, tapi mungkin tidak sesakit yang dirasakan pemuda idiot di atas.

DVD:

DVD ini sempat dirilis dengan kualitas amat baik oleh Anchor Bay, meskipun extra yang ada hanyalah berupa trailer dan production still. Videonya tampil baik, kecuali adanya grain sepanjang film. DVD rilisan Anchor Bay tersebut sudah sulit dicari sekarang, namun Blue Underground merilisnya kembali dalam format dan kemasan yang sama persis.

Alternate Title: The Gates of Hell
Sutradara: Lucio Fulci
Pemain: Catriona MacColl, Christopher George, Giovanni Lombardo Radice, Janet Agren

2 Comments »

  1. Serem banget ah….
    suerr…

    Comment by thegands — July 16, 2008 @ 6:07 am | Reply

  2. kerennnnn…viva fulci ” the godfather of gore”

    Comment by argento — April 13, 2009 @ 8:11 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.