Mondo Terrore

October 5, 2007

Zombie Holocaust (1980)

Filed under: Cannibal, Zombie — Foo @ 10:34 am

Melihat genre zombie dan Kanibal menjadi demikian populer, maka produser film memikirkan sebuah gagasan yang jenius: mengapa tidak menggabungkan keduanya?! Maka lahirlah Zombie Holocaust: Zombi 2 + Cannibal Holocaust.

Dari semua film yang merip-off Zombi 2. Mungkin Zombie Holocaust yang paling terang-terangan melakukannya. Zombi Holocaust memakai setting yang sama, beberapa cast yang sama, dan alur cerita yang nyaris sama.

Cerita bermula di kota New York, ketika seorang perawat tertangkap basah sedang melahap anggota tubuh mayat-mayat di rumah sakit. Sang perawat kanibal mencoba kabur namun tewas terjatuh dari jendela. Dokter wanita di rumah sakit tersebut yang juga ternyata seorang anthropolog, Lori Ridgeway (Alexandra Delli Colli) tertarik untuk menyelidiki fenomena kanibalisme ini setelah melihat bahwa si perawat kanibal memiliki tato di dadanya yang dipercaya merupakan simbol dari suku kanibal yang langka.

Penyelidikan sang dokter membawanya kepada seorang agen pemerintah U.S. beraksen british bernama Dr. Peter Chandler (Zombi 2’s Ian McCulloch). Dr. Chandler juga tertarik dengan kasus ini dan memutuskan untuk mangajak Lori melakukan expedisi ke pulau Keto, di kepulauan Maluku tempat dimana simbol tersebut berasal. Tim ekspedisi mereka dilengkapi lagi oleh asistennya, George dan Susan yang seorang repoter.

We can't afford Roger Moore
Sebelum berangkat ke pulau tujuan. Dr. Chandler mengajak tim-nya untuk mampir ke pulau lain kediaman Dr. Obrero, seorang ilmuwan yang sedang mengadakan penelitian. Dr. Obrero lalu meminjamkan mereka sebuah kapal bersama dengan seorang tour guide bernama Moloto (Dakar, dari Zombi 2 juga) dan tiga orang pembawa barang.

Di tengah perjalanan, mesin kapal bermasalah, sehingga tim harus bermalam di pulau lain. Pada saat itulah kejadian-keajdian mengerikan mulai terjadi. Seorang pembawa barang hilang dan ditemukan dalam keadaan tubuh yang tercabik-cabik dan isi perut yang berhamburan.

Special effects are pretty cool
Ternyata pulau tempat mereka istirahat ini tak lain adalah Keto sendiri. Suku-suku kanibal mulai bermunculan dan menyerang mereka. Seorang pembawa barang lain terkena perangkap kanibal, perutnya dirobek dan dimakan oleh suku kanibal. George sang asisten mengalami hal yang hampir serupa. Perutnya dirobek dan matanya dicungkil. Susan diculik namun Peter dan Lori selamat ketika tiba-tiba rombongan zombie datang dan menakut-nakuti para kanibal.

Di tengah perjalanan melarikan diri, Peter dan Chandler menemukan sebuah gubuk. Tak disangka-sangka ternyata gubuk tersebut adalah tempat Dr. Obrero melakukan eksperimen terhadap suku-suku primitif. Dr. Obrero ternyata adalah ilmuwan gila yang mencoba menemukan cara untuk menghidupkan kembali mayat-mayat yang telah mati. Peter lalu dijadikan bahan eksperimen. Sedangkan Lori berhasil kabur namun tertangkap oleh suku-suku kanibal.

The mad scientist. We can't afford Harvey Keitel.
Meskipun secara garis besar cukup menjanjikan. Namun Zombie Holocaust tidak dieksekusi dengan baik. Plotnya tidak berkembang dengan baik dan banyak kesalahan-kesalahan konyol terjadi. Salah satunya adalah ketika si perawat kanibal terjatuh dari jendela, tangan si perawat terlepas dari tubuhnya (manequin, get it?). Tapi di adegan selanjutnya, tangan si perawat menyatu lagi. Adegan lain adalah tampang sang pembawa barang terlihat bored ketika perutnya dirobek oleh kanibal.

A little harder, please!
Lubang-lubang seperti ini justru memberikan nilai tambah di mata maniak exploitation. Adegan-adegan yang tidak dimaksudkan untuk sebuah komedi bisa menjadi humor yang menghibur. Lagipula special efek gory yang ditampilkan cukup terlihat nyata dan menyelamatkan kedangkalan dari keseluruhan film.


Judul alternatif: Dr. Butcher, M.D./Queen of the Cannibals
Pemain: Ian McCulloch, Alexandra Delli Colli, Donald O’Brien, Dakkar

Sutradara: Marino Girolami

1 Comment »

  1. boong ah boong ah

    Comment by joo — November 28, 2008 @ 6:04 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.