Mondo Terrore

September 11, 2007

Jungle Holocaust a.k.a. Last Cannibal World (1977)

Filed under: Cannibal — Foo @ 9:44 am

(Ultimo mondo cannibale)

Pada dekade 70 dan 80-an, banyak film ber-sub-genre kanibal yang diproduksi. Namun tidak ada sutradara yang membuatnya se-serius film-film kanibal buatan Ruggero Deodato.

Bersama dengan masterpiece-nya, Cannibal Holocaust. Last Cannibal World dibuat dengan lebih akurat (setidaknya begitu kata sutradaranya). Mengambil tempat di lokasi asli, yaitu hutan Mindanao di Filipina. Serta menggunakan suku primitif asli. Ini hal yang patut diberi nilai tambah, dibandingkan beberapa film kanibal lain yang mengambil lokasi di taman safari dan menggunakan orang-orang Eropa yang di make-up supaya terlihat primitif. Bahkan para aktor dan aktris di film ini bermain dengan cukup meyakinkan (setidaknya untuk ukuran film exploitation yang notabene kelas B).

Seorang pengusaha, Robert (Massimo Foschi), mendarat darurat di tengah hutan Mindanao, bersama dengan temannya, Ralf (Ivan Rassimov), seorang pilot dan istrinya. Pesawat mereka berhasil diperbaiki, namun karena hari sudah menjelang malam, mereka memutuskan untuk bermalam di tengah hutan tersebut. Karena suatu peristiwa, istri sang pilot hilang. Keesokan paginya mereka lalu mencari keberadaan istri sang pilot. Di tengah hutan, sang pilot tewas menggenaskan karena terkena perangkap hewan. Akhirnya Robert dan Ralf tersesat, bahkan terpisah satu sama lain. Robert mengalami peristiwa yang lebih mengerikan karena tertangkap oleh suku primitif yang memakan daging manusia.

Oleh suku kanibal, Robert diperlakukan dengan kejam. Dan harus menyaksikan berbagai peristiwa mengerikan, seperti, mutilasi seekor buaya, dan seorang anggota suku yang dihukum dengan tangannya dibiarkan digerogoti semut hingga tersisa tulang. Namun ia memperoleh simpati dari seorang wanita suku tersebut yang kebetulan berwajah cantik (Me Me Lai).

Robert berhasil kabur dengan membawa sang wanita sebagai tahanan dan juga petunjuk jalan. (salut untuk Massimo Foschi karena berani melakukan semuanya tanpa memakai sehelai benangpun, dan lebih salut lagi untuk Me Me Lai, karena berani bugil sepanjang film). Di tengah jalan, bahkan Robert berhasil bertemu kembali dengan Ralf. Mereka lalu berusaha mencari jalan kembali ke peradaban sebelum suku kanibal menemukan dan memangsa mereka.

They don't do this on Crocodile Hunter

Adegan gory di film ini tidak sebanyak dalam film Cannibal Holocaust, malah hanya ada dua orang yang terlihat dilahap oleh kanibal. Produser film ini menambahkan beberapa adegan yang melibatkan kekerasan terhadap hewan. Seperti ular yang memangsa komodo, dan mutilasi buaya.

Penampilan Me Me Lay sebagai wanita suku prmitif yang selalu bugil cukup menyegarkan suasana. Karena dilihat dari beberapa sudut, ia sangat cantik. Wanita keturunan Thailand-British ini anehnya dikasting pula untuk dua film kanibal lain dengan karakter yang serupa.

Massimo Foschi & Me Me Lai

Menyandang judul US-nya, Jungle Holocaust. DVD film ini dirilis dengan baik oleh Shriek Show. Gambarnya memang tidak terlalu tajam, tapi kita memang tidak bisa berharap banyak dari film kelas-B yang dirilis 3 dekade lalu. Shriek Show menambahkan audio commentary yang informatif dari Ruggero Deodato. Dan juga wawancara dengan Massimo Foschi dan Ivan Rassimov. Selain itu masih ada beberapa image gallery dan trailer-trailer keluaran Shriek Show. Dan di kotak DVD diselipkan beberapa lobby card yang pasti menyenangkan hati para penggemar film-film exploitation.

Judul Alternatif: Jungle Holocaust (US)/The Cannibals/Cannibal!/The Last Survivor/Carnivorous
Pemain: Massimo Foschi, Ivan Rassimov, Me Me Lai, Sheik Razak Shikur, Judy Rosly, Suleiman, Shamsi
Sutradara: Ruggero Deodato

No Comments Yet »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.